Frans Vonny Calestine 915120112
Evon Natalia 915120139
Yolinsia 915130144
Jie Riani Soetarji 915130225
Evon Natalia 915120139
Yolinsia 915130144
Jie Riani Soetarji 915130225
Dalam Corporate Communication
Strategy, terdapat istilah Corporate Secretary. Corporate Secretary berbeda
dengan Humas. Perbedaannya yaitu, Corporate Secretary merupakan suatu unit atau
seseorang yang biasanya ada di perusahaan go public (terbuka). Biasanya, Corporate
Secretary disebut sebagai divisi kesekretariatan perusahaan. Sedangkan, Humas
merupakan seseorang yang membangun hubungan ke dalam (internal) dan keluar
(eksternal).
Adapun, Ibu Evie menjelaskan
perbedaan dari Corporate Communication dan Marketing Communication, yaitu:
Corporate Communication
bertujuan melakukan kegiatan yang lebih mengarah ke citra (image) perusahaan,
sedangkan
Marketing Communication
bertujuan untuk meningkatkan penjualan (jualan produk).
Ibu Evie juga menegaskan bahwa
untuk membuat kebijakan strategis perusahaan, PR tidak boleh melenceng dari
strategi perusahaan. Yang dimaksud dari strategi perusahaan disini yaitu visi
dan misi perusahaan.
“Divisi komunikasi sebagai
integrator komunikasi” tutur Ibu Evie sehingga PR harus menjalin hubungan
dengan stakeholders baik internal maupun eksternal.
Stakehoders internal yaitu management
yang terdiri dari komisaris dan direksi, karyawan sedangkan stakeholders
eksternal yaitu pemerintah, lembaga, investor, media, publik.
Contoh kegiatan internal BNI:
Website, intranet
Contoh kegiatan eksternal BNI:
Mengunjungi media-media yang
punya pengaruh besar terhadap perusahaan seperti gathering.
PR dalam Organisasi BNI
·
Fungsi Corporate Secretary
§ Memenuhi
ketentuan pasar modal
§ Keterbukaan
antara perusahaan dan pemegang saham
·
Fungsi PR / Humas
§ Menciptakan
image positif
§ Menginformasikan
segala kejadian actual perusahaan kepada publik eksternal maupun internal
No comments:
Post a Comment